O My Soul

Posted in Blended Categories by fege on April 18, 2018

*song played*

You’re rich in love and You’re slow to anger
Your name is great and Your heart is kind
For all Your goodness, I will keep on singing
10,000 reasons for my heart to find

Bless the Lord, O my soul
O my soul
Worship His holy name
Sing like never before
O my soul
I worship Your holy name

And on that day when my strength is failing
The end draws near and my time has come
Still my soul will sing Your praise unending
10,000 years and then forever more


*tears drop*

_end_

Advertisements

Brain Games

Posted in New & Old by fege on July 8, 2017

Ada sebuah acara.

“BRAIN GAMES edisi Addiction” namanya.

Tayangan yang menampilkan tentang fenomena yang terjadi pada otak manusia.

Di sebuah segmen ada hasil penelitian yang menarik bagi indra.

Sepuluh anak sekitaran umur 6-8 tahun diajak mengikuti sebuah permainan.

Mereka akan diberi tugas yang ringan. Tugasnya adalah mereka akan ditempatkan dalam satu ruangan bersama dengan permen kapas yang enak.

Mereka akan ditinggalkan sendirian di dalam ruangan selama 15 menit dan permen kapas tersebut tidak boleh mereka makan.

Imbalannya bila 15 menit mereka berhasil tidak memakannya maka mereka akan mendapatkan tambahan dua buah permen kapas lagi.

(more…)

Wanderlust

Posted in Blended Categories by fege on May 1, 2017

Saya menghabiskan 17 tahun hidup di Palembang.

Sebuah kota yang tidak memiliki pantai.

Sekarang saya tinggal di Balikpapan.

Pantai bertebaran disini.

Sangat mudah dicapai.

Sehingga saiah bisa main ke pantai sembari belanja bawang merah.

(more…)

Tagged with:

May Day

Posted in Blended Categories by fege on May 1, 2017

Selamat hari buruh wahai para pekerja dunia.

Waktu libur gunakan untuk melihat sekelilingmu.

Seorang kawan pernah berujar,

Sering sering lah melihat horizon.

Agar engkau dapat lihat ujung pandangmu.

Menerawang terobos hingga jauh.

Dan meluaskan wawasan.

.

(more…)

Memori

Posted in a Glimpse of Me by fege on April 25, 2017

Dia ada di sampingku.

Bisa kucium aroma rambutnya bersama semilir angin.

Tak ada kata terucap.

Kutatap jeli setiap bagian mukanya.

Ahhhh.. ajaiiib sekali kulitnya, warnanya dan paras wajahnya.

Selalu diabaikannya dunia yang berlari selama hidupnya.

Ditunjukkannya keceriaannya, semangatnya, keinginannya bahkan hingga teriak dan tangis.

Ahhhh..tak ada kamera yang bisa merekam indah dirinya.

Pun tak bisa kata-kata mewakilkan keseluruhan pribadinya.

Hanya memori yang terus memainkan pengalaman indah itu.

Menarik ujung bibir dan aku pun tersenyum.

Ingin berkata

“Heiii… Uthe. 

Tolong nyanyikan lagu bahagia untukku.

Karena memoriku ini bukan membawa luka dan membuatnya tak ingin kembali.”

Ku ingin diriku meluap dengan memori tentangnya.

Yang meski berulang kali kembali ku tak berkeberatan.

Hadiah dari yang kuasa.